Tiga Produk ALSA Dirilis Serentak di IPEX JCC

Tiga Produk ALSA Dirilis Serentak di IPEX JCC

- in News In Brief

Jakarta – Momen Indonesia Properti Expo (IPEX) pada 27 Juli – 4 Agustus 2019 mampu mendorong optimisme pasar hunian di paruh kedua tahun ini. Buktinya, antusiasme pelaku industri juga terbilang cukup tinggi, lebih dari 600 pengembang properti turut ambil bagian dalam pameran properti terbesar di Indonesia tersebut.

Saat pembukaan, Sabtu (27/7) lalu, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN selaku penyelenggara IPEX sempat bilang bahwa kegiatan tersebut akan memacu gairah pasar properti nasional pascakepastian hasil Pemilu 2019. “IPEX merupakan pameran rumah pertama yang diselenggarakan usai Pemilu 2019, ternyata animo peserta dan pengunjung sangat besar pada pembukaan hari ini,” kata Direktur Utama BTN Maryono, kala itu.

Karenanya, Maryono berani memasang target penghimpunan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar Rp5 triliun dari ajang tersebut, setelah pada ajang yang sama Februari lalu meraih Rp9 triliun. Dia meyakini kondisi pada semester dua tahun ini menjadi lahan subur bagi sektor properti.

“Pada semester dua ini kami melihat berbagai komponen yang mendukung sektor properti seperti suhu politik yang relatif stabil usai Pemilu 2019, melonggar suku bunga, hingga banyak proyek infrastruktur yang selesai atau akan dituntaskan tahun ini,” ujar dia.

Dayung bersambut, berbagai penawaran spesial dan menarik pun disiapkan oleh para pengembang properti guna menggaet konsumen sebanyak mungkin. Salah satunya dilakukan oleh PT Alamindo Trulynusa (ALSA), yang membesut dua kawasan hunian skala besar yaitu Darmawangsa Residence dan Panjibuwono Residence di Bekasi, Jawa Barat.

Dalam gelaran IPEX JCC Senayan (27 Juli – 4 Agustus 2019) ALSA menawarkan kemudahan cara bayar bagi kepemilikan hunian di Panjibuwono Residence, yaitu subsidi biaya BPHTB dan KPR bekerjasama dengan empat bank besar (Bank BTN, BTN Syariah, Mandiri, dan OCBC NISP). Bahkan, OCBC NISP punya penawaran sangat menarik, yaitu KPR Kendali.

“Melalui program ini nasabah diberikan keleluasaan menabung sekaligus mengendalikan cicilan kredit dengan tawaran bunga rendah. Inilah sejumlah kemudahan transaski bagi generasi millennials dan end user. Jadi, tak ada lagi alasan bagi mereka untuk menunda beli rumah impiannya,” terang Albert Permana, Promotion & Marketing Manager ALSA, di sela-sela gelaran IPEX, Selasa (30/7).

Bergaya Modern Classic 

Direktur PT Alamindo Trulynusa (ALSA) Bryan Soedarsono mengungkapkan, untuk meramaikan gelaran IPEX kali ini perseroan merilis beberapa produk secara serentak, yakni klaster hunian terbaru di Darmawangsa Residence,  area komersial, dan sejumlah tipe rumah di Panjibuwono Residence, Bekasi.

Di Kawasan Darmawangsa Residence menawarkan Klaster Sriwijaya dengan lingkungan bernuansa resort dan desain bangunan yang mengusung konsep arsitektur bergaya modern classic. Klaster tersebut merupakan alternatif hunian dari mayoritas penawaran desain aristektur Modern Minimalis oleh para pengembang properti selama ini.

Sebab, Klaster Sriwijaya dikembangkan berbeda dan sarat dengan unsur taman yang tersebar merata serta difasilitasi jalan lebih lebar. Sehingga, tercipta lingkungan sejuk dengan sajian pemandangan nan indah ditepian danau. “Pengembangan kawasan hunian hijau bernuansa resort belakangan semakin sulit ditemukan di kota-kota metropolitan seperti Jakarta dan Bekasi karena keterbatasan lahan,” papar Bryan.

Dikembangkan dalam dua tahap pembangunan di area cluster seluas 6 hektare, setiap hunian di Klaster Sriwijaya berdiri di atas lahan yang luas. Tahap 1 memasarkan Tipe Sadewa, dengan bangunan 34 m2, yang memiliki dua kamar tidur, di atas lahan 72 meter per segi (m2). Hunian ini diperuntukan bagi segmen pasar menengah.

“Harga Tipe Sadewa hanya mulai Rp480 Jutaan; keluarga baru dapat mulai di kluster premium ini. Karena didesign sebagai rumah tumbuh, di kemudian hari, rumah dapat ditambah 1 kamar lagi dan ruang makan, dapur, atau ruang tamu dapat diperluas, sehingga tidak perlu repot pindah rumah ketika jumlah anggota keluarga bertambah,” imbuhnya.

Hunian di Klaster Sriwijaya memiliki infrastruktur berkualitas dan ramah lingkungan. Setiap hunian dilengkapi denganjaringan internet fiber optic untuk akses internet cepat,septictank fiber (bio septic tank) untuk menjaga limbah buangan agar tidak mencemari lingkungan sekitar, dan juga water tank fiber bawah tanah, untuk secara aman menampung air bersih dari water treatment plant.

Klaster Sriwijaya terletak di depan akses utama kawasan, hanya selangkah ke tempat rekreasi water park, Water Splash, dan perencanaan kedepan area komersial dan business park Darmawangsa Residence Bekasi.

Sementara, Panjibuwono Residence juga menghadirkan Tipe terbaru Jasmine dengan dua pilihan luas yaitu 36/60m2 dan 36/72m2 yang berlokasi di Cluster Brawijaya dengan keunggulan memiliki lebar jalan 16 meter, dan tipe dua lantai terbaru Tipe Zinnia (58/72 m2) yang terletak di Boulevard Panjibuwono.

“Tipe Jasmine baru launching sudah terjual 50%. Sedangkan tipe Zinnia baru kami siapkan rumah contohnya untuk menjawab melonjaknya permintaan di area Boulevard,” imbuh Bryan.

Pada waktu bersamaan, ALSA juga merilis 25 unit komersil (ruko) dua lantai di area Panjibuwono Square dan memiliki akses dua muka yang menghadap jalan utama dan area plaza. Area komersial berlokasikan di depan Water Park Go! Splash, melengkapi kawasan rekreasi Panjibuwono Residence dengan sentra kuliner paling lengkap.

Panjibuwono Square akan menjadi sentra kuliner paling lengkap sekaligus tempat kongkow yang nyaman bagi penghuni maupun masyarakat sekitar selepas rekreasi di Water Park Go! Splash. Dimana minimal pengunjung yang datang ke tempat ini mencapai 2.000 orang pada Sabtu – Minggu.

“Hal ini tentu membuka potensi investasi yang cukup menguntungkan. Apalagi, harga ruko yang kami tawarkan cukup terjangkau, hanya sekitar Rp500 – 600 jutaan per unit,” tambah Albert Permana.

Albert memaparkan, sejak 2013 silam, Panjibuwono Residence telah merilis empat klaster hunian, yaitu Malioboro (640 unit), Sriwidari (380 unit), Brawijaya (570 unit), dan Casablanca. Klaster Casablanca terletak di mega klaster seluas 18 hektar berlokasi  dekat area komersil di boulevard utama setelah melewati gerbang utama.

Kawasan mega klaster tersebut dikembangkan empat klaster. Klaster pertama Casablanca seluas 3 hektare berisi 280-an unit rumah satu dan dua lantai yang menawarkan tiga pilihan tipe, terdiri 45/72 serta rumah dua lantai tipe 53/78 dan tipe 70/91.

Panjibuwono Residence merupakan pilihan bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah dengan tipe lebih luas, serta fasilitas lengkap dan nyaman, namun harga lebih terjangkau. Sebagai klaster premium, pengembangan klaster Casablanca adalah penyempurnaan dari tiga klaster sebelumnya. Jalan boulevard utama klaster dan lingkungan klaster misalnya dibuat  serba lebar dengan RoW masing-masing 10 meter dan 8 meter, sedangkan jalan boulevard utama perumahan 24 meter.

Selain itu, tersedia juga taman cukup luas yang sekaligus difungsikan untuk jogging track yang tersambung ke jalan di dalam klaster. Selain itu, di dalam klaster dilengkapi fiber optic dan kabel utilitas under ground. Di keempat klaster terdahulu sudah tersedia sarana ibadah dan taman. Dari lokasi perumahan ke stasiun Bekasi tersedia angkot KWK 09 trayek Stasiun Bekasi- Pasar Babelan. Jika menggunakan kendaraan pribadi menuju Summarecon Bekasi dan Kota Harapan Indah membutuhkan waktu hanya 20 – 30 menit.

Facebook Comments