SPS Group Makin Peduli Lingkungan

SPS Group Makin Peduli Lingkungan

- in Analysist

Jakarta – Kepedulian PT Sri Pertiwi Sejati (SPS) Group terhadap lingkungan sekitar kian ditingkatkan seiring rendaman air pada 50 unit rumah di kawasan hunian Villa Kencana Cikarang, Jawa Barat, akibat cuaca ekstrim yang terjadi sepekan terakhir.

General Manager SPS Group Tuti Mugiastuti menyatakan, pihaknya sangat mempertimbangkan aspek infrastruktur dengan standar mutu tinggi pada pengembangan Villa Kencana Cikarang (VKC), seperti ketersediaan jalan boulevard cukup lebar, air bersih, hingga perawatan aliran sungai yang berada dalam kawasan perumahan.

“Aliran sungai di kawasan VKC sudah sangat baik karena kami rutin melakukan normalisasi agar sungai tidak mengalami pendangkalan. Terbukti sepanjang tahun 2017 tidak pernah terjadi banjir,” ungkapnya, di Jakarta, Jum’at (8/2).

Tuti menjelaskan bahwa standar kualifikasinya sudah di atas peil banjir. Artinya, ketinggian muka tanah secara hidrologi paling aman dari risiko banjir. Namun berdasarkan analisa tim di lapangan, salah satu penyebab terjadinya banjir di kawasan Villa Kencana Cikarang karena kondisi sungai di luar kawasan yang mengalami pendangkalan lantaran belum sempat dinormalisasi.

“Kondisi sungai yang dangkal sengan penyempitan di hilirnya tidak mampu menampung debit air yang tinggi. Akibatnya, air berbalik dan masuk ke kawasan perumahan kami. Dari 8.647 unit yang dibangun hanya 50 unit yang terendam air atau hanya 0,5 persen dari total luas kawasan. Inilah kejadian sesungguhnya di kawasan Villa Kencana Cikarang,” terangnya.

Tuti meminta seluruh penghuni kawasan Villa Kencana Cikarang tidak perlu panik menghadapi kondisi tersebut. Sebab, SPS Group selaku pengembang saat ini tengah berkoordinasi dengan Dinas Pengairan dan Pemda Bekasi, guna mengatasinya agar kejadian itu tidak terulang lagi.

Pihaknya berharap agar Pemda setempat segera melakukan normalisasi sungai di wilayah-wilayah sekitar pembangunan properti yang sedang berkembang pesat. “Aliran sungai ini harus terintegrasi mulai dari hulu, dalam kawasan perumahan, hilir, hingga menuju muara terakhir yaitu laut,” saran Tuti.

Seperti diketahui, Villa Kencana Cikarang menjadi proyek perumahan yang sangat fenomenal dengan kehadiran Presiden RI Joko Widodo dan meresmikannya, pada Mei 2017. Semenjak itu, proyek yang dibesut SPS Group tersebut menjadi buah bibir di kalangan masyarakat ‘pemburu’ rumah subsidi.

“Kehadiran Pak Jokowi meresmikan Villa Kencana Cikarang sebagai proyek percontohan hunian bersubsidi sangat berpengaruh terhadap aktivitas penjualan unit-unit rumah yang dikembangkan oleh grup perusahaan kami,” aku Tuti.

Hal itu, lanjut dia, dibuktikan dengan volume transaksi yang cukup tinggi dimana pihaknya berhasil membukukan penjualan sebanyak 15.000 unit sepanjang tahun 2017. Selain kehadiran Presiden Jokowi, komitmen SPS Group menawarkan perumahan layak huni yang sarat kenyamanan lingkungan tinggi menjadi pertimbangan masyarakat dalam menjatuhkan pilihannya pada Villa Kencana Cikarang.

Karenanya, SPS Group optimis bahwa permintaan unit-unit rumah bagi masyarakat di level menengah masih akan tinggi di masa mendatang. Untuk itu, SPS Group akan menghadirkan proyek prestisius Grand Cikarang City 2 di tahun 2018 ini.

Diharapkan, pihaknya dapat mengulang sukses penjualan pada kawasan yang memiliki lokasi strategis, hanya 5 kilo meter dari Grand Cikarang City 1 tersebut. “Kami sudah menguasai lahan seluas 70 hektar untuk proyek tersebut. Saat ini persiapan kami sudah sekitar 90 persen dan dalam waktu dekat pembangunannya segera berjalan,” pungkas Tuti.

Facebook Comments