Politik Memanas, CIMB Niaga Syariah tetap Optimistis

Politik Memanas, CIMB Niaga Syariah tetap Optimistis

- in Loan
Head of Syariah Consumer Banking & Business Management CIMB Niaga Diah Rachma Paramaiswari

Jakarta – Suhu politik yang kian memanas menjelang pemilihan presiden (pilpres), pada 17 April mendatang tidak menciutkan nyali Bank CIMB Niaga Syariah untuk terus mewujudkan kinerja terbaiknya. Bahkan, Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga, Tbk ini berani memasang target pertumbuhan bisnis yang terbilang cukup optimistis sepanjang tahun 2019.

Head of Syariah Consumer Banking & Business Management CIMB Niaga Diah Rachma Paramaiswari menyakini, industri perbankan Syariah di Indonesia dapat terus berkembang dan berkontribusi memajukan perekonomian nasional. Pasalnya, banyak peluang dan potensi yang dapat dimaksimalkan, salah satunya berasal dari sektor pembiayaan.

“Hingga saat ini pembiayaan industri perbankan Syariah di sektor consumer dan sector korporasi memiliki potensi yang besar untuk turut serta dalam meningkatkan pembiayaan industry perbankan syariah secara besar,” kata wanita yang akrab disapa Merry, di kantornya, Menara Sudirman, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Untuk menangkap peluang tersebut, lanjut Merry, CIMB Niaga Syariah secara aktif bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk menyalurkan pembiayaan berskema Syariah. CIMB Niaga Syariah tercatat sebagai satu-satunya Bank Syariah Bank BUKU IV di Indonesia.

“Posisi ini memberikan keleluasaan bagi kami untuk berkontribusi dalam pembiayaan proyek-proyek berskala besar. Kami akan terus mengoptimalkan keunggulan ini untuk menangkap peluang pembiayaan Syariah di bidang infrastruktur di masa depan,” ungkap Merry.

Hingga Desember 2018, total pembiayaan Unit Usaha Syariah CIMB Niaga mencapai Rp26,5 triliun atau tumbuh 58,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Total DPK sebesar Rp23,7 triliun atau tumbuh 19,1% per 31 Desember 2018.

Dijelaskan Merry, selain menggarap sektor pembiayaan, perbankan Syariah juga diharapkan dapat mengidentifikasi beragam peluang bisnis lainnya serta mampu menghadapi berbagai tantangan, antara lain masih relatif rendahnya kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang ekonomi syariah.

Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi guna menghadapi tantangan tersebut. Pertama, dari sisi literasi, CIMB Niaga Syariah akan meningkatkan program edukasi tentang perbankan Syariah kepada masyarakat, baik secara langsung maupun dengan memanfaatkan berbagai media.

Kedua, CIMB Niaga Syariah akan memaksimalkan keunggulan yang dimiliki untuk mengatasi tantangan dari sisi produk dan layanan. Sebagai bank yang menerapkan dual banking leverage model (DBLM), CIMB Niaga Syariah akan terus memanfaatkan keahlian SDM dan kelengkapan infrastruktur yang dimiliki bank induk untuk menghadirkan inovasi produk dan layanan yang berkualitas.

“Kami ingin agar nasabah merasakan pengalaman perbankan yang tidak kalah dari bank induk, baik dari sisi kualitas produk maupun layanan. Dengan menjaga customer experience yang setara bank induk, maka preferensi nasabah terhadap bank Syariah akan lebih besar,” ujar Merry.

Selain itu, Merry menegaskan, CIMB Niaga Syariah juga akan memperkuat positioning sebagai bank Syariah yang mengedepankan nilai-nilai universal yang dapat melayani aspirasi semua segmen nasabah, baik loyalis, rasionalis, maupun konvensional.

“CIMB Niaga terus mengembangkan produk-produk berbasis digital untuk melengkapi layanan yang diberikan melalui kantor cabang. Per 31 Desember 2018, 94,0% dari total transaksi nasabah telah dilakukan melalui layanan digital banking seperti CIMB Clicks, Go Mobile, ATM, dan Rekening Ponsel,” pungkasnya.

Facebook Comments