Pentingnya Gypsum Ramah Lingkungan

Pentingnya Gypsum Ramah Lingkungan

- in Building Material
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Managing Director PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia, Hantarman Budiono (ketiga kiri) didampingi Marketing Director PT SGCPI, Won Siew Yee (kiri) dan Technical Support Manager PT SGCPI, Kriswido Prasetya (kedua kanan) memperkenalkan produk gypsum "Gyproc" kepada awak media dalam acara Media Workshop di Harper Mangkubumi Hotel Yogyakarta, Rabu (24/08/2016). Gyproc mempesembahkan deretan produk untuk plafon dan dinding dengan beragam kelebihan dan kekuatan dan kecepatan pengerjaan untuk pertumbuhan dunia properti di Yogyakarta. Produk ini mengklaim mampu menghemat biaya pembangunan hingga lebih dari 10 persen.

Fenomena pemanasan global masih menjadi perhatian utama dunia. Alhasil, mendorong lahirnya berbagai inovasi produk, salah satunya dalam industri bahan bangunan. Adalah konsep green construction yang menekankan pada perencanaan, pelaksanaan dan pemakaian produk konstruksi yang ramah lingkungan. Konsep ini juga efisien dalam pemakaian energi dan sumber daya, berbiaya rendah serta memperhatikan kesehatan dan kenyamanan penghuninya.

Sistem eco-green juga perlu diterapkan secara optimal pada desain rumah, salah satunya dengan penggunaan energi seminimal mungkin. Sementara untuk material bangunan yang ramah lingkungan pun harus memenuhi kriteria tertentu antara lain proses produksinya tidak menghasilkan zat-zat berbahaya bagi lingkungan, dari segi pengangkutan bahan baku bisa didapatkan dengan mudah untuk menghemat BBM, materialnya alami, serta tidak beracun.

Managing Director PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia Hantarman Budiono mengatakan, dengan terjadinya perubahan iklim, sumber daya alam yang semakin berkurang serta meningkatnya masalah kesehatan, maka diperlukan bahan bangunan yang dapat menjawab semua itu.

“Diperlukan bahan bangunan yang tahan lama, menghemat energi, dapat didaur ulang sehingga mengurangi limbah dan polusi, sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup,” ujarnya dalam acara diskusi bersama media di Hotel GranDhika, Jakarta, pertengahan Juni 2017.

Untuk itulah Gyproc hadir guna memenuhi tantangan dalam menjaga lingkungan dengan memproduksi gypsum ramah lingkungan dengan siklus berkelanjutan yang dapat didaur ulang. “Gyproc telah berkomitmen untuk meminimalkan dampak produk dan sistem pada lingkungan, serta terus memberikan solusi dan layanan inovatif,” tambah Won Siew Yee, Marketing Director PT Saint–Gobain Construction Products Indonesia.

Selain itu, PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia juga turut berpartisipasi dalam target Saint-Gobain pada tahun 2010-2015 yaitu dalam hal pengurangan 15% penggunaan energi, pengurangan 20% emisi CO2, pengurangan separuh sampah yang tidak dapat didaur ulang, pengurangan 80% debit air, dan limbah air pada industri.

Gyproc juga terus berinovasi dan dalam waktu dekat ini akan segera meluncurkan produk papan gypsum terbarunya yang sangat kuat karena mampu menahan beban hingga 30 kg per titik. Kemudian, teknologi terbaru papan gypsum Gyproc juga akan menghadirkan papan gypsum yang dapat diaplikasikan di ruangan sangat khusus seperti ruang X-Ray, dan ada juga papan gypsum yang tidak memerlukan waterproofing. (Dhera)

Facebook Comments