Developer Dukung Program Rumah MBR Plus

Developer Dukung Program Rumah MBR Plus

- in Tatap Muka

Sejumlah pengembang properti mendukukung penuh usulan program Rumah MBR Plus demi mengakomodasi kalangan masyarakat berpendapatan sedikit di atas ketentuan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Salah satunya adalah SPS Group, pengembang hunian MBR yang berbasis di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Menurut CEO SPS Group Asmat Amin, program tersebut bisa menjadi solusi atas persoalan backlog rumah yang masih cukup besar. Program MBR Plus yaitu masyarakat dengan gaji sedikit di atas upah minimum regional (UMR) yang ingin memiliki hunian dekat pusat aktivitas dan maksimal sejauh 20 kilometer dari pusat kota.

Dari segi harga, rumah MBR Plus dua kali lipat dari harga rumah MBR. Untuk meringankan pembiayaan, pembelinya hanya membayar bunga dari selisih harga antara rumah MBR dan MBR Plus. Harga rumah MBR Plus itu satu sampai dua kali rumah MBR, selisih dari rumah MBR yang dibayar tax penuh. Sebagai contoh, jika harga rumah subsidi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) saat ini adalah Rp 130.000.000. Maka, harga rumah MBR Plus bisa mencapai Rp260.000.000.

Usulan Program MBR Plus telah diajukan ke pemerintah pusat, termasuk Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta kementerian terkait, dalam hal ini Kementerian Keuangan dan Kementerian PUPR. Para pengembang berharap usulan ini mendapat respons positif dan keputusannya segera keluar dalam waktu dekat, bersamaan dengan penetapan kenaikan harga rumah subsidi yang direncanakan paling lambat 1 April 2019.

Narasumber:
Asmat Amin, CEO SPS Group

Facebook Comments