Bakrie Land Targetkan Revenue STCP 8 Rp64 M

Bakrie Land Targetkan Revenue STCP 8 Rp64 M

- in News In Brief

Jakarta – PT Bakrie Pangripta Loka (BPL), unit usaha dari PT Bakrieland Development, Tbk menargetkan revenue (nilai penjualan) sebesar Rp64 miliar untuk proyek Sentra Timur Commercial Park (STCP) 8, pada semester II-2018.

Untuk itu, pihaknya fokus menggenjot penjualan proyek komersial di kawasan Sentra Timur Superblok, Cakung, Jakarta Timur tersebut. Area komersial dan bisnis itu dibangun di atas lahan seluas 5.259 meter persegi, sebagai kelanjutan dari proyek STCP 7 yang telah ludes terjual dan diisi oleh berbagai tenant mulai dari kantor BPJS Ketenagakerjaan hingga coffee shop.

Direktur PT BPL Andre R Makalam mengaku bangga. Sebab, pemasaran Sentra Timur Commercial Park 1, 2, dan 7 terbilang sukses besar, sold out dalam waktu relatif cepat. Ini menunjukkan bahwa respon pasar terhadap produk properti komersial seperti ruko di kawasan Cakung masih sangat baik.

“Ruko di Sentra Timur Commercial Park 8 kami lepas dengan harga Rp2,8 miliar hingga Rp5 miliar, terdiri dari tiga lantai dengan luas berkisar antara 140 – 292 meter persegi. Kami jual unit terbatas, hanya ada 16 saja,” ujar Andre R Makalam, dalam kererangan persnya yang diterima urbancity.co, Rabu (25/7).

Lokasi STCP 8 pun sangat strategis, punya akses langsung dengan pintu tol Tol Sentra Timur Pulogebang dan Tol JORR, serta bersebelahan dengan Kantor Walikota Jakarta Timur. Kawasan ini juga memiliki daya pikat cukup kuat karena letak areanya berhadapan dengan Terminal Modern Sentra Timur, yang merupakan terminal terbesar se-Asia Tenggara.

Tidak hanya itu, letaknya juga cukup dekat dengan Kawasan Industri Pulogadung (KIP) serta Kawasan Berikat Nusantara (KBN). Di sekitar terdapat fasilitas transportasi massal seperti Bus TransJakarta Koridor XI, Stasiun KRL Cakung, serta Light Rapid Transit (LRT) yang bakal melintas di kawasan ini.

“Kami sangat optimistis, Sentra Timur Commercial Park 8 akan menjadi ruang investasi yang bagus dan menguntungkan bagi konsumen. Meski di semester I tahun ini penjualan belum terlalu signifikan, namun pada semester II kami lebih percaya diri lantaran pada peluang kawasan yang kian berkembang,” imbuhnya.

Berdasarkan catatan, pada satu semester kemarin BPL mampu membukukan 1 unit ruko per bulan. Sementara pergerakan positif baru terlihat di awal Juli, di mana dua unit ruko sukses terjual. Targetnya, dalam sebulan akan ada tiga ruko yang terjual.

“Untuk itu kami selalu melakukan evaluasi pasar, tim salesman, dan gimmick- gimmick penjualan yang bisa menjadi pendorong. Hasilnya, gimmick yang kami berikan yakni gratis biaya akad dan tanpa uang muka (DP) sukses menarik minat konsumen,” jelas Andre.

Sentra Timur Commercial Park 8 sudah melewati tahap tutup atap pada Februari 2017, dan sudah diserahterimakan kepada pembeli sejak Maret 2018. Ke depannya, kawasan superblok ini akan terus dikembangkan dan dibangun pusat bisnis CBD 1 dan CBD 2 sebagai kawasan terlengkap di Jakarta.

Facebook Comments