Animals Savior Solidarity, Fokus Melindungi Hewan

Animals Savior Solidarity, Fokus Melindungi Hewan

- in Lifestyle
Komunitas animalssaviorsolidarity Edukasi sekaligus gathring gabungan bersama ANSOS(Animal Savior Solidarity) dengan P2MJ (Paguyuban pecinta musang jabodetabek) dengan tema mengenalkan berbagai jenis hewan kepada masyarakat dan mengenalkan mana yang bahaya dan tidak bahaya. Foto : IG animalssaviorsolidarity

Jakarta – Banyak komunitas pecinta hewan yang berdiri di Jakarta, namun yang satu ini berbeda.  Adalah komunitas pecinta hewan Animals Savior Solidarity (ANSOS ) yang fokus pada upaya melindungi hewan – hewan yang terancam keselamatannya dan juga upaya  penyelamatan hewan yang luka atau terlantar.

“Kita di ANSOS satu tujuan, yaitu melindungi hewan – hewan yang terancam keselamatannya karena ulah manusia,” ujar Dika Novika salah satu anggota ANSOS di saat ditemui di Jakarta, (23/11/2018).

DIka menuturkan, komunitas ANSOS sudah berdiri selama setahun lebih dan telah memiliki 50 orang anggota. Awalnya, komunitas ini terbentuk karena kesaman hoby para anggotanya yaitu memelihara hewan.

Berbagai kegiatan telah dilakukan oleh komunias ini, salah satunya adalah kegaitan rutin yaitu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana cara agar dapat melindungi hewan, menyayangi hewan.

“Kami rutin megadakan edukasi kepada masyarakat sekitar, setiap sabtu kami gelar edukasi ke masyarakat, lokasinya di di taman RPTA Lenteng Agung, Jakarta Selatan,” katanya.

Dalam kegatan rutin ini, komunitas ANSOS ini sengaja memajang hewan peliharaan agar masyarakat bisa melakukan pendekatan terhadap hewan tersebut, juga sebagai upaya agar masyarakat mau menyanyangi hewan.

Menurut Dika, hewan yang dipajang setiap kegiatan ANSOS bukan hanya milik para anggotanya, salah satu hewan yang di display adalah hewan yang sengaja mereka beli dan ada juga hewan yang mereka selamatkan dari perburuan.

“Contoh seperti musang, jika melihat musang itu di jalanan, orang pasti ada yang memburu musang itu untuk di jadikan hewan peliharaan, atau kucing yang kaki nya terluka karena kecelakaan yang tidak di sengaja oleh pengguna sepeda motor dan orang tersebut tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

Selain kegaitan rutin, kegiatan edukasi juga digelar diberbagai tempat lainnya, seperti mendatangi sekolah-sekolah dan berpartisipasi dalam berbagai event.

Hewan dalam komunitas ini sendiri bermacam-macam jenisnya. Ada ular, musang,  salva (sejenis tokek namun berwarna ungu), ada sugar glider, kucing, anjing bahkan kelabang.

Sebagai upaya memberikan perlindungan terhadap hewan, komunitas ANSOS berencana meminta izin kepada pemerintah untuk memelihara satwa yang dilindungi.

Untuk untuk mengenal komunitas ini bisa melalui akun intagram @animalssaviorsolidarity. (Fitri Khoirunisa)

 

 

Facebook Comments